Almasih ‘Isa vs Almasih Dajjal (Bhg.2/2)

Almasih Isa. Almasih Dajjal. Mana yang kita pilih?

Almasih Isa sudah tahu mana kaum yang menzaliminya dan mana kaum yang tawadu’ dan mentakziminya.

Sunnatullah kena kita terima. Kuasa Allah kena kita terima. Takdir Allah kena kita terima.

Almasih Isa Kalimat daripada Allah kena kita terima kerana sudah menjadi sunnatullah. Almasih Isa Kalimat daripada adalah kuasa Allah yang kena kita terima. Almasih Isa Kalimat daripada Allah adalah sudah menjadi takdir ilahi yang kena kita terima.

Sunnatullah atau kuasa Allah atau ketetapan Allah atau takdir Allah kena diterima dengan gembira adalah pesan dan peringatan daripada al Islam bagi umat manusia. Turunnya kembali Almasih Isa adalah pesan dan peringatan yang sangat sangat mustahak daripada al Islam bagi manusia.

Dalam salah satu riwayat, Nabi Muhammad s.a.w. pernah mengungkapkann betapa rindunya beliau untuk bertemu Almasih Isa, sebagaimana dinyatakan dalam hadisnya, yang ertinya:

Harapanku bila diberi panjang usia adalah nak bertemu Almasih Isa, tetapi bila kematian cepat menjemputku, tolong kepada orang yang boleh bertemu dengannya, tolong sampaikan salamku kepadanya.

Al Hendy, Kanzuul ‘Ummal, Jilid 17, Hadis No.1034.

Nabi Muhammad s.a.w. bukan saja rindu bertemu Almasih Isa. Nabi Muhammad s.a.w. malah selalu memandang bahawa Muhammad dan Isa justeru adalah bersaudara.

Barangsiapa yang berusaha memungkiri alam pikir dan kerinduan Nabi Muhammad s.a.w. untuk bersaudara dengan Almasih Isa adalah sungguh sangat jauh dari Nabi Muhammad s.a.w.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya:

ٌاَ ْلأَ نْبِيَءُ إِخْوَةٌ لِعَلَّاتٍ أُمَّهَا تُهُمْ شَتَّ وَدِيْنهُمْ وَحِد

ُوَإِنِّي أَوْلَى النَّاسِ بِعِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ لِأ َ نَـــــَّـهُ لَمْ يَكُنْ نَبِيٌّ بَيْنِيْ وَبَيْنَه

ِوَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوْ هُ فَا عْرِفُوْهُ: رَجُلٌ مَرْبُوْعٌ إِلَى

الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ عَلَيْهِ ثَوْبَانِ مُمَصِّرَان

كَأَنَّ رَأْسُهُ يَقْطُرُ وَإِنْ لَمْ يَصِبْهُ بَلَلٌ

َفَيَدُقُّ الصَّلِيْبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيْرَ وَ يَضَعُ الْجِزْيَة

وَيَدْ عُو النَّاسَ إ ِلَى اْ لإ ِ سْلَامِ وَ يُهْلِكُ الله

فِي زَمَانِهِ الْـمِلَلَ كُلَّهَا إِلَّا الِإسْلَام

َوَيُهْلِكَ اللهُ فِي زَمَانِهِ الْـمَسِيحَ الدَّجَّال

ڽُمَّ تَقَعُ اْلأ َمْنَةُ عَلَى اْلأ َرْضِ حَتَّى

تَرْتَعَ اْلأ ُسْوُدُ مَعَ اْلإ ِ بِلِ وَالنِّمَارُ مَعَ الْبَقَر

ِوَالذِّئَابُ مَعَ الْغَنَمِ وَيَلْعَبُ الصِّبْيَانُ بِالْحَيَّت

لاَ تَضُّرُهُمْ فَيَمْكُڽُ أَرْبَعِيْن َسَنَةً ڽُمَّ يُتَوَ فِّى

وَيُصَلِّيْ عَلَيْهِ ا ْلـمُسْلمُوْنَ

yang maksudnya,

Para nabi itu bersaudara dari satu bapak dan ibu mereka berlainan, namun keadaannya satu, yakni semua berserah diri kepada Tuhan Allah.

Sesungguhnya saya adalah orang yang paling dekat kepada Isa bin Maryam, kerana tiada nabi antara aku dan dia. Sesungguhnya dia akan turun.

Jika kamu melihatnya, maka kenalilah dia. Dia seorang yang sedang tingginya, berkulit kemerah-merahan, mengenakan dua lapis pakaian yang berwarna dua, dan kepalanya meneteskan air walaupun kepalanya itu tidak basah. Dia akan meniadakan siksa hukuman mati salib yang mengerikan, membunuh babi (menyediakan makanan yang halal sahaja), menghapuskan pajak dan mengajak manusia kepada keadaan islam (keadaan yang berserah diri bulat-bulat kepada Tuhan Allah).

Pada zaman Isa, Allah membinasakan Almasih Dajjal. Kemudian terciptalah rukun damai di muka bumi sehingga ular besar dan unta hidup bersama dengan rukun, demikian pula singa dan lembu hidup rukun damai, serigala dan domba hidup rukun damai, dan anak-anak dapat bermain-main dengan ular sebab ular tak lagi membahayakan anak-anak.

Isa tinggal selama 40 tahun, kemudian wafat dan kaum muslim menshalatkannya.

Hadis Riwayat Ahmad.

Sungguh hidup barangsiapa yang wafat di jalan Allah. Masya’ Allah. Sungguh kuat dan gagah dan manfa’at dan barakah orang yang berserah diri bulat-bulat kepada segala ketetapan-ketetapan Tuhan Allah. Itulah alam pikir tauhid yang mengutamakan Allah, yakni perjuangan sampai mati untuk berpulang kembali ke sisi Allah Yang Maha Kuasa, Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Itulah alam pikir tauhid yang selalu mengutamakan Allah dalam segala hal.

Dan juga Al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah  صلى الله عليه وسلم  bersabda:

َوَ لَّذِي نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَيُوْ شِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيْكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ حَكَمًا عَدْلا ً فِيَكْسِرُ الصَّلِيْبَ وَيَقْتُلُ اْلخِنْزِيرَ و يَضَعُ اْلجِزْيَةَ وَ يَفِيْضُ الْـمَا لُ حَتَّى لَا يَقْبَلَهُ أَحَدٌ وَحَتَّ تَكُوْنَ السَّجْدَةُ خَيْرً الَهُ مِنَ الدُّنْيَا وَ مَا فِيْهَا

yang maksudnya,

Demi yang jiwaku dalam kekuasaannya, sesungguhnya telah dekat waktunya Isa ibnu Maryam turun kepadamu sebagai hakim yang adil. Dia akan meniadakan salib hukuman mati yang memalukan, membunuh babi (menyediakan makanan yang halal sahaja), menghapuskan pajak, dan harta kekayaan melimpah ruah hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya dan hingga satu kali sujud lebih baik baginya daripada dunia dan isinya. Hadis Riwayat Bukhari.

Jelas ini membuktikan bahawa Nabi Muhammad s.a.w. sungguh merindukan Almasih Isa dan zamannya Almasih Isa. Nabi Muhammad s.a.w. sungguh tahu bahawa hanya ada dua yang disebut Almasih yaitu Almasih Isa dan Almasih Dajjal. Dajjal ertinya palsu.

Almasih ertinya yang diberi minyak wangi sebagai tanda yang ditetapkan Allah menjadi hakim yang adil yang menyelamatkan umat manusia. Tidak ada Almasih kecuali Isa. Tidak hakim adil yang diizinkan Allah kecuali Isa. Almasih Isa lah yang daripada Allah.

Almasih Dajjal adalah Syaitan. Syaitan pun mengaku sebagai Almasih yang ditetapkan Allah menjadi hakim yang adil. Karena penuh fitnah, maka disebut Almasih Dajjal. Dajjal ertinya palsu atau fitnah!

Nabi Muhammad s.a.w. jelas sangat merindukan Almasih Isa yang daripada Allah.

Tersebut dalam Hadis sahih Riwayat Muslim:

وَ أَرَانِيَ اللهُ عِنْدَ الْكَعْبَةِ فِي الْـمَنَامِ، وَإِذَا اَدَمُ كَأَحْسَنِ مَـا تَرَى مِنْ اَدَمَ رَجَالَ، تَضْرِبُ لَــمَّتَهُ بَيْبَ مَنْكَبِيهِ، رَجِلُ الشَّعْرِ، يَقْطُرُ رَأْسُهُ مَا ءً، وَا ضِعََا يَدَيْهِ عَلَى مِنْكَبَيْ رَجُلَيْـنِ وَ هُوَ يَطُوْ فُ بِالْبَيتِ، فَقُلْتُ :  مَنْ هَذَا ؟ فَقَالُوا: هُوَالْـمَسِيحُ بْنُ مَرْيَمَ_ ثُمَّ رَأَيْتُ  وَ رَا ءَهُ رَجُلاً جَعْدً ا قِطَطً أَعْوَرَ الْعَيْـنِ الْيَمْنَى، كَأَشْبَهُ مَنْ رَأَيْـتُ بَابْنِ قُطْنِ، وَاضِعََا يَدَيْهِ عَلَى مَنْكِبَيْ رَجُلٍ يَطُوْفُ بِالْبَيْتِ فَقُلْتُ مَنْ هَذَا قَالُوْ ااَلْـمَسِيْحِ الدَّجَّا لُ

“Ketika tidur aku bermimpi diperlihatkan oleh Allah disisi Ka’bah, seorang manusia yang paling tampan dari semua manusia yang pernah kamu lihat. Rambutnya menjuntai hingga kedua pundaknya dan berombak serta kepalanya meneteskan air. Kedua tangannya memegang pundak dua orang laki-laki yang sedang bertawaf di Baitullah. Maka saya bertanya, “Siapakah dia?” Orang-orang menjawab, “Dia adalah Almasih putera Maryam.” Kemudian aku melihat di belakangnya seorang yang berambut pendek dan keriting serta buta mata kanannya. Saya lihat dia mirip ibnu Qathan. Kedua tangannya memegang kedua pundak seorang laki-laki dan bertawaf di Baitullah. Maka saya menanyakan siapa dia. Lalu orang-orang mengatakan dia adalah Almasih Dajjal.”

Hadis Riwayat Muslim.

Almasih Isa daripada Allah untuk membela umat manusia termasuk umat Muhammad juga, QS Ali Imran [3]:45 menyebutkan,

إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِّنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ

3|45| (Ingatlah) ketika malaikat berkata: “Wahai Maryam! Bahawasanya Allah memberikan khabar yang mengembirakanmu, dengan Kalimah daripada Allah, namanya: Al-Masih, Isa Ibni Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat, dan ia juga dari orang-orang yang didampingkan.

Nabi Muhammad s.a.w. bersabda bahawa turunnya kembali Almasih Isa adalah salah satu bunga kiamat.

Alangkah mengerikan dan alangkah gelap gulita keadaan yang diungkapkan Hadist mengenai kejinya fitnah Almasih Dajjal.

Fitnah Almasih Dajjal akan sangat terasa setelah terjadi perpecahan dalam Islam dan Islam menjadi tamu asing di bumi ini.

Al-Hafizh Abu Bakar al-Bazar meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, dia berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda,

َإِنِّي لَخَاتَمُ أَلفِ نَبِيٍّ  أَوْ أَكْثَرَ، وَإِنَّهُ لَيْسَ مِنْهُمْ نَبِيٌّ إِلاَّ وَقَدْ أَنْذَرَ قَوْمَهُ الدَّجَّال، وَإِنِّي قَدْ بُيِّـن

لِي مَايُبَيَّـنُ لِأَحَدٍ مِنْهُمْ وَ إِنَّهُ أَعْوَرُ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ

“Aku khatam semua ajaran daripada 1000 nabi atau lebih. Tidak ada seorang nabipun di antara mereka melainkan dia telah mengingatkan kaumnya tentang Almasih Dajjal. Sesungguhnya aku telah diberi penjelasan mengenai Almasih Dajjal yang tidak dijelaskan kepada seorangpun di antara para nabi itu. Dajjal itu buta sebelah matanya dan Tuhanmu tidak buta sebelah.”

“Sebelum kalian, para ahli kitab terpecah-pecah menjadi 2 kelompok, tetapi umat Islam akan pecah menjadi 73 kaum.”

Sahih al Gam’e Al Sagir 2638.

“Benteng-benteng kekuatan Islam akan runtuh, satu per satu, dan akan datang atau muncul pemimpin-pemimpin palsu atau pemimpin-pemimpin pengikut  Almasih Dajjal.”

Al Hendy, Kanzuul ‘Ummal, Jilid 17, Hadis No.992.

“Amanah dari Allah berangsur-angsur kembali ke asalnya di Medinah seperti seekor ular kembali ke lubangnya.”

Al Hendy, Kanzuul ‘Ummal, Jilid 17, Hadis No.935, Sahih Muslim Hadis No. 7037.

“Demi Allah yang memegang rohku di tanganNya, orang-orang akan meninggalkan ugamanya secara berduyun-duyun persis seperti waktu mereka memeluk ugamanya tersebut.”

Sahih Bukhari, Arabic-English, Vol. 9, Hadis No. 243.

“Di antara masa diciptakannya Adam dan Hari Kiamat tidak ada lagi yang lebih berbahaya kecuali Almasih Dajjal.”

Sahih Muslim, Hadis No. 7037.

Begitulah peringatan-peringatan Nabi Muhammad s.a.w. mengenai keadaan umat yang kena berpihak kepada Almasih Isa dan bukan malah berpihak kepada Almasih Dajjal.

Aisyah menuturkan,

“Aku mendengar Rasulullah dalam doanya selalu memohon perlindungan dari kejahatan Almasih Dajjal.”

Sahih Bukhari, Arabic-English version, jilid 9, Hadis 243.

Doa di dalam solat setelah Tasyahud Akhir sebelum salam yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disebutkan dalam salah satu riwayat,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ وَفِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَشَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabil qobri, wa ‘adzabin naar, wa fitnatil mahyaa wal mamaat, wa syarri fitnatil masihid dajjal 

yang bermaksud,

Ya Allah, aku meminta perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, siksa neraka, penyimpangan ketika hidup dan mati, dan kejahatan Al Masih Dajjal.

HR Muslim no. 588.

Ringkasan Shahih Muslim menyebutkan ketika Almasih Dajjal sedang membuat kerusakan dan perpecahan, Allah menurunkan Almasih Isa. Almasih Isa dan para pengikut setianya membunuh Almasih Dajjal.

Ketika Almasih Isa melihat Almasih Dajjal, langsung seketika itu, Almasih Dajjal mencair seperti garam sirna kerana air. Ketika dikepung oleh Ya’juj dan Ma’juj, Nabi Isa dan pengikut-pengikut setianya memanjatkan doa kepada Allah agar Allah menghancurkan Ya’juj dan Ma’juj dan pengikut-pengikut mereka. Lalu Allah menghancurkan Ya’juj dan Ma’juj dan segala pengikutnya. Allah membunuh Dajjal dan Ya’juj dan Ma’juj melalui tangan Yang Mulia Baginda Nabi Isa.

Hal ini sudah ditegaskan dalam kitab sahih bahawa sesungguhnya Allah tidak menciptakan suatu penyakit melainkan diciptakanNya pula obatnya. Selain itu, Allah membinasakan Ya’juj dan Ma’juj berkat doa Yang Mulia Baginda Nabi Isa. Nabi Isa lah obat yang dari Allah yang sungguh amat sangat mencintai umat manusia yang berserah bulat-bulat kepada Allah SWT sahaja dan tidak mengandalkan kekuatan diri-sendiri dan tidak mengandalkan akal diri-sendiri, namun mengandalkan Almasih Isa, obat yang dari Allah SWT untuk membunuh Almasih Dajjal.

Nabi Muhammad s.a.w. bertanya kepada siapapun yang mengaku sebagai umat Nabi Muhammad s.a.w.

ْ كَيْفَ بِكُمْ إِذَا نَزَلَ فِيْكُمُ الْـمَسِيْحُ بْنُ مَرْيَمَ وَ إِمَا مُكُمْ مِنْكُم

Bagaimanakah keadaanmu apabila Almasih ibnu Maryam turun kepadamu dan imam kalian dari kalangan kalian?

Hadis Riwayat Bukhari.

Pro Almasih Isa atau pro Almasih Dajjal?

Mengenai ini, semoga kita umat Muhammad s.a.w. seperti Rasulullah menjadi pro atau takzim dan tunduk menerima pada apa yang sudah ditetapkan Allah, Almasih Isa, dan bukan pro atau takzim dan tunduk mengikut Almasih Dajjal.

Almasih Isa, Yes! Almasih Dajjal, No!

Turunnya Almasih Isa dan kemampuannya membunuh atau melenyapkan Almasih Dajjal dan berkat doa Almasih Isa, Ya’juj dan Ma’juj pun juga lenyap.

Inilah yang diyakini oleh Ahli Sunnah wal Jama’ah dan semua penyiar Hadis dan ahli fiqh Islam. Tidak boleh diingkari kehaqiqiyannya baik secara logika maupun secara dalil yang sudah termaktub di dalam Kitab Allah. Jadi kena diterima dan ditegakkan dan dijunjung tinggi.

Artikel yang sebelum ini Blog Abdushomad Artikel yang selepas ini