Firman Allah mengarahkan lewat …

Nabi Yosua menyampaikan Firman Allah kepada Bani Israil dan menyuruh mereka untuk memilih, maka Bani Israil besama-sama dengan suara yang keras dan menyatakan, “Kami memilih Allah yang disembah oleh nenek moyang bangsa kami dan akan menjauhi ilah-ilah bangsa lain atau ilah-ilah bangsa yang mereka telah duduki negerinya.”

Demikian pula Al-Qur’an menyatakan, Muhammad telah beriman kepada Tuhan (Tuhan Ibrahim, Isma’il, Ishaq dan Ya’qub serta anak cucuknya yaitu Tuhan Bani Israil) demikian pula orang-orang yang beriman (dari Bani Israil, Yahudi, Nasrani dan Islam) yang semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya dan mereka yang bersama-sama berkata: “KAMI DENGAR DAN KAMI TA’AT” (Sami’na wa Ato’na), ampunilah kami dan kepada-Mu-lah kami kembali. Tuhan telah memakai Nabi-nabiNya untuk menyeru manusia tentang peraturan dan janjiNya kepada bani Adam, disertai pilihan yang akan dipilihnya. Allah memberikan kebebasan buat umat bani Adam untuk menentukan pilihanya sendiri-sendiri.

Fase kehidupan bani Adam hanya ada dua pilihan yaitu:

  • Pilih Tuhan atau hantu
  • Pilih buah pohon yang baik atau yang jahat
  • Pilih jalan yang benar atau yang fasik
  • Jalan yang berhikmat atau jalan yang bebal dan bodoh
  • Jalan Tauhid (Esa) atau jalan kesyirikan (berhala)

Pilihan yang baik dalam kehidup praktis sangat banyak jenisnya yang setiap hari orang bebas memilih untuk memulai setiap kegiatan sehar-hari.

Misalnya, dari saat bangun pagi, ada yang mulai dengan berdoa (salat), membaca dan merenunkan firman Allah. Ada yang mulai dengan mandi dan menyikat gigi dahulu. Atau ada yang bangun tidur mulai dengan merapikan tempat tidur, melipat selimut, membuka pintu jendela, mematikan listrik dan aircon, keluar dan bersukan dan ada pilihan-pilihan yang lain lagi. Semuanya itu menjadi pilihan setiap orang untuk kebaikannya.

Atau pilahan kedua yaitu yang buruk. Seperti banyak hal-hal buruk yang setiap orang bebas memilih untuk melakukannya setiap hari. Misalya, bangun tidur selalu kesiangan, terlambat pergi kerja, suka menunda waktu, suka mengingkari janji, meminta sesuatu dengan kata-kata yang kasar, kurang sopan dan kotor serta hal buruk lainnya.

Penting bagi kita bahwa pilihan apapun, baik yang kecil dan besar akan menghasilkan beberapa hal yang berkesan bagi setiap orang yaitu:

  • Berkesan kecil
  • Berkesan besar dan
  • Berkesan kekekalan

Kepada Bani Israil, Nabi Yosua menegaskan agar mereka wajib menetapkan pilihan sebelum melanjutkan perjalanan mereka menuju tanah yang Allah janjikan untuk mereka. Pilihan itu akan sangat menentukan bagi mereka ke depannya, apakah lancar atau tersendat, sampai atau tertahan, aman atau hancur, berkat atau kutuk.

Begitu juga Al-Qur’an dengan Al-Kitab sama-sama memberi gambaran bahwa, jika mereka pilih Tuhan apa kesannya ke depan nanti? Dan jika mereka pilih ilah-ilah lain selain Allah apa kesannya nanti? Seluruhnya sangat dipastikan lewat pilihan itu.

Maka Kitab Suci Taurat, Zabur, Injil dan Qur’an sangat jelas memberi arah dan petunjuk yang positif, jelas dan tidak ada keraguan padanya, dan setiap umat bani Adam percaya padanya yaitu:

“PILIH ALLAH YANG ESA SAHAJA.”

Jika sudah demikian, marilah semua umat bani Adam untuk bersama-sama dengan suara yang keras, berseru dan menyatakan:

“KAMI DENGAR DAN KAMI TAAT.”

Hendaknya komitmen bani Adam untuk memilih Allah dikontraskan dengan dedikasi, kesetiaan dan ketaatan kepadaNya secara pari purna.

“MEMILIH UNTUK BERTEKUN DALAM BERIMAN DAN PERCAYA KEPADA ALLAH TUHAN YANG MAHA ESA MAKA HIDUP BANI ADAM AKAN TERUS DILINDUNGI DAN DIPELIHARA”

Jangan lupa untuk ikuti protokol kerajaan demi keaamanan bersama dan mencegah virus COVID-19 yang sampai saat ini akan terus hidup bersama-sama dengan manusia dimana sahaja dan kapan sahaja. Allahu barik.

Ustaz M. Faridz Al-Salmani

Artikel yang sebelum ini Blog Ustaz M. Faridz Al-Salmani Artikel yang selepas ini.