Orang-Orang yang Bersunat dan Orang-Orang yang Tidak Bersunat

Tarjamah Kitab Allah Taurat, Surah At-Taqwin (Kejadian) 15; 17; 18:15.

Tarjamah Kitab Allah Injil Syarif Hawariyyun Matta (Matius) 5:45.

Nabi Ibrahim a.s. adalah orang yang pertama kali disunat.

Di dalam Kitab Allah Taurat, disebutkan bahwa Allah SWT memberi janji kepada Nabi Ibrahim a.s. bahwa walaupun Nabi Ibrahim a.s. sudah sangat tua dan istri beliau, Sarah, mandul dan sudah sangat tua, namun dari istrinya yang mandul tersebut, Nabi Ibrahim a.s. akan memiliki anak dan keturunan yang jumlahnya sangat banyak sekali, sebanyak jumlah bintang-bintang dilangit dan sebanyak jumlah pasir ditepi pantai. Khitan adalah tanda akan adanya iman dari insan manusia yang rahimnya mandul akan keluar banyak sekali keturunan karena sudah ditetapkan atau sudah dijanjikan Allah begitu adanya.

Sebelum Nabi Ibrahim a.s., manusia memang tidak dikhitan. Beliaulah yang pertama kali diperintah Allah untuk khitan.

Termaktub di dalam hadis,

عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: اخْتَتَنَ اِبْرَاهِيْمُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ بَعْدَ ثَمَانِيْنَ سَنَةً وَاخْتَتَنَ بِالْقَدُوْمِ. البخارى143:7

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda, “Nabi Ibrahim a.s. berkhitan setelah berusia delapan puluh tahun dan beliau khitan dengan menggunakan kampak”. [HR. Bukhari juz 7, hal. 143]

Riwayat ini juga yang disampaikan Abdurrahman bin Ishaq dari Abu Zanad, seperti itu juga Ajlan dari Abu Hurairah, juga diriwayatkan Muhammad bin Amr dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah. Demikian pula riwayat Muslim dari Qutaibah.

Sejak Nabi Ibrahim a.s. dikhitan, seluruh keturunan Nabi Ibrahim a.s. pun dikhitan. Pengikut-pengikut dan budak-budak laki-laki beliau pun juga dikhitan.

Sejak Nabi Ibrahim a.s. dikhitan, seluruh keturunan Nabi Ibrahim a.s. pun dikhitan. Pengikut-pengikut dan budak-budak laki-laki beliau pun juga dikhitan. Inilah keturunan-keturunan Nabi Ibrahim a.s. …

  • ISMA’IL
  • ISHAQ
  • YA’QUB (ISRAIL)
  • YUSUF
  • MUSA
  • HARUN
  • AYUB
  • DAWUD
  • SULAIMAN
  • ILYAS
  • DZULKIFLI
  • DANIAL
  • ZAKARIA
  • YAHYA
  • ‘ISA

Seperti Nabi Ibrahim a.s., semua disunat. Semua keturunan Nabi Ibrahim a.s. mendirikan solat. Semua keturunan Nabi Ibrahim a.s., mengutamakan Allah SWT atau menjunjung tinggi TAUHID. Semua keturunan Nabi Ibrahim a.s., beriman bahwa segala sesuatu itu …

مِنَ الله تَعَا لَي

mina Allah ta’aala

(dari Allah Yang Maha Tinggi).

QS Al Haj [22]:18, 74-78, QS Qaf [50]:16.

Lain ladang, lain belalang. Lain lubuk, lain ikannya.

Berikut ini adalah nama-nama tokoh dalam sejarah.

Orang-orang ini berasal dari peradaban yang tidak sunat atau mungkin bersunat namun tidak menyimbulkannya sebagai tanda beriman kepada Allah yang menetapkan orang mandul boleh beranak banyak sebagai bukti kekuasaan Allah. Orang-orang yang berasal dari kebudayaan yang tidak sunat tersebut adalah sebagai berikut:

  • RAJA NAMRUD
  • RAJA FIR’AUN
  • KAISAR ROM AGUSTUS
  • JALUT
  • IMAM-IMAM AL LAATAA
  • AL UZZAA & MANAAT

yang merupakan anak-anak kandung Allah.

Anehnya, Nabi Yusuf a.s. dan Nabi ‘Isa a.s., atas izin Allah, beramah mesra dengan orang-orang dari peradaban tidak sunat tersebut. Mukjijat dan pertolongan-pertolongan Allah yang penuh kegaiban banyak dialami oleh orang-orang tidak bersunat di zaman mereka. Termaktub dalam Tarjamah Kitab Allah Injil Syarif Hawariyyun Matta (Matius) 5:45

لأَنَّهُ يُشْرِقُ شَمْسَهُ عَلَى الأَشْرَارِ وَالصَّالِحِينَ وَيُمْطِرُ عَلَى الأَتْقِيَاءِ وَالظَّالِمِينَ.

yang bermaksud,

Allah menerbitkan matahari yang dicipta-Nya untuk orang yang benar dan untuk orang yang mungkar pula.

Allah menurunkan hujan untuk orang yang taat mahupun yang ingkar akan kehendaknya.

Artikel yang sebelum ini Blog Abdushomad Artikel yang selepas ini