Sunnatullah (Bhg.6/11)

ALLAH ITU WUJUD NAMUN TIDAK KASAT MATA

Begitulah sifat Allah.

Disebutkan di dalam Kitab Al-Qur’an Surah Yusuf [12], ayat 87

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِن يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِن رَّوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِن رَّوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Wahai anak-anakku! Pergilah dan intiplah khabar berita mengenai Yusuf dan saudaranya (Bunyamin), dan janganlah kamu berputus asa dari Roh Allah. Sesungguhnya tidak berputus asa dari Roh Allah itu melainkan kaum yang kafir.

Roh Allah disini diterjemahkan ke dalam Bahasa Melayu menjadi Rahmat Allah atau Rahmat Allah dan Pertolongan Allah.

Roh Allah seringkali juga diterjemahkan ke dalam Bahasa Melayu menjadi Malaikat Jibril. Namun Al-Qur’an jelas sekali membezakan Roh Allah dengan Malaikat. Menurut Al-Qur’an, Roh Allah itu Roh Allah. Roh itu Roh. Malaikat itu Malaikat. Masing-masing unik sifatnya.

Lihat Al-Qur’an Surah Al Naba’ [78]:38

يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ صَفًّا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَٰنُ وَقَالَ صَوَابًا

Pada masa roh dan malaikat-malaikat berdiri bersaf-saf (menunggu perintah Tuhan), tidak ada yang berani berkata-kata (memohon pertimbangan) melainkan yang telah diizinkan baginya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, serta ia berkata benar.

Nabi Isa disebut Isa Kalimah Allah. Nabi Isa juga disebut Isa Roh Allah.

Hal ini membuktikan bahawa Allah itu sungguh unik dan tidak boleh dihitung dengan cara apapun. Itulah wujud daripada Allah namun tidak kasat mata wujud-Nya.

Kitab Al Qur’an dengan tegas dan berani menyatakan di Surah An Nisa'[4]:171

إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللَّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَىٰ مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِّنْهُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۖ وَلَا تَقُولُوا ثَلَاثَةٌ ۚ

Sesungguhnya Al Masih Isa ibni Maryam itu pesuruh Allah dan Kalimah Allah yang telah disampaikanNya kepada Maryam, dan roh daripadaNya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-rasulNya. Dan janganlah mengatakan “tiga.”

Kitab Al-Qur’an dengan tegas dan berani menyatakan di Surah Ali Imran [3]:45

إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِّنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ

(Ingatlah) ketika malaikat berkata: “Wahai Maryam! Bahawasanya Allah memberikan khabar yang mengembirakanmu, dengan Kalimah daripada Allah, namanya: Al-Masih, Isa Ibni Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat, dan ia juga dari yang didampingkan di sisi Allah.

QS Al Baqarah [2]:87

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِن بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ ۖ وَآتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ ۗ أَفَكُلَّمَا جَاءَكُمْ رَسُولٌ بِمَا لَا تَهْوَىٰ أَنفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًا كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ

Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Nabi Musa Kitab Taurat, dan Kami iringi kemudian daripadanya dengan beberapa orang Rasul, dan Kami berikan kepada Nabi Isa Ibni Maryam beberapa mukjizat serta Kami teguhkan kebenarannya dengan Ruhul-Qudus. Maka patutkah, tiap-tiap kali datang kepada kamu seorang Rasul yang tidak disukai oleh hawa nafsu kamu, kamu (dengan) sombong takbur (menolaknya), sehingga sebahagian dari Rasul-rasul itu kamu dustakan, dan sebahagian yang lain pula kamu membunuhnya?

QS Al Anbiya’ [21]:91-93 …

21|91| وَالَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهَا مِن رُّوحِنَا وَجَعَلْنَاهَا وَابْنَهَا آيَةً لِّلْعَالَمِينَ

21|92| إِنَّ هَٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ

21|93| وَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ ۖ كُلٌّ إِلَيْنَا رَاجِعُونَ

Dan (sebutkanlah peristiwa) perempuan yang telah menjaga kehormatan dan kesuciannya; lalu Kami tiupkan padanya dari Roh Kami, dan Kami jadikan dia dan anaknya sebagai satu tanda bagi umat manusia.

Sesungguhnya ugama Islam inilah ugama kamu, ugama yang satu asas pokoknya, dan Akulah Tuhan kamu; maka sembahlah kamu akan Daku.

(Kebanyakan manusia masih berselisihan) dan berpecah-belah dalam urusan ugama mereka; (ingatlah) mereka semuanya akan kembali kepada kami (untuk menerima balasan).

QS Qaf [50]:16

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

Dan demi sesungguhnya, Kami telah mencipta manusia dan Kami sedia mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, Kami lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya.

PERTANYAAN YANG SANGAT PELIK DAN JAWABAN BIJAKSANA NYA

Seseorang bertanya kepada kawannya suatu pertanyaan yang sangat pelik,

“Menurut awak siapa yang ada terlebih dahulu: ALLAH, ROH DARIPADA ALLAH, KALIMAH DARIPADA ALLAH?”

Kawannya langsung jawab,

“Tentu, ALLAH yang lebih dahulu ada, sebab tiada ada sebelum ALLAH!”

Orang itu kemudian bertanya,

“Jika ALLAH ada, namun ROH NYA tidak ada, ALLAH tidak ada atau pasti mati keberadaannya. Jika ALLAH ada, namun KALIMAH NYA tidak ada, ALLAH itu pasti bisu. Sungguh syirik jawaban awak itu dan menghina ALLAH dan merendahkan ALLAH.”

Lalu orang itu merenung sesaat lalu menjawab kawannya tersebut,

“Kapanpun, di manapun, sungguh tidak mungkin Allah mati tanpa ROH NYA. Tidak mungkin Allah bisu tanpa KALIMAH NYA, kerana di dalam WUJUD ALLAH adalah sungguh sempurna utuhnya, sempurna satunya, ALLAH, ROH NYA dan KALIMAH NYA.”

Jangan pernah terbesit di dalam benakmu menghitung-hitung wujud Allah seperti itu. Begitulah sejak dari dahulu, sekarang sampai selama-lamanya. Jangan pernah berkata tiga, sebab DIA adalah satu! ALLAH!

Tersebut di Kitab-Kitab Allah tentang KALIMAH DARIPADA ALLAH dan ROH DARIPADA ALLAH.

QUR’AN Surah Al Baqarah [2]:87

Kami berikan kepada Nabi Isa Ibni Maryam beberapa mukjizat serta Kami teguhkan kebenarannya dengan Ruhul-Qudus.

QUR’AN Surah An Nisa'[4]:171

Sesungguhnya Al Masih Isa ibni Maryam itu pesuruh Allah dan Kalimah Allah yang telah disampaikanNya kepada Maryam, dan roh daripadaNya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-rasulNya. Dan janganlah mengatakan “tiga.”

POKOKNYA YANG PALING MUSTAHAK JANGAN PERNAH MENGHITUNG DAN BERKATA “3.”

TAURAT Surah Mikha 3:8

Tetapi bagi diriku, ALLAH memenuhi aku dengan kuasa dan Roh-Nya. Dia memberi aku pengertian tentang keadilan, dan juga keberanian untuk memberitahu Bani Isra’il atau keturunan Isra’il tentang dosa mereka.

INJIL Surah Ar-Ru’ya (Wahyu) 19:13

Isa memakai jubah berpercikan darah dan nama-Nya Kalimah Allah.

POKOKNYA YANG PALING MUSTAHAK JANGAN PERNAH BERKATA ALLAH PERNAH HAMIL DAN PUNYA ANAK BIOLOGIS NAMANYA ISA WALAD ALLAH. BUKAN ITU MAKSUDNYA.

ISA IBNU ALLAH, adalah kias dan puisi sahaja.

DALAM INJIL ISA DIGELAR DENGAN KIASAN ANAK ALLAH. ITU ADALAH KIASAN BUKAN HARAFIAH. KIASAN WAJAH ALLAH, TANGAN ALLAH, KURSI ALLAH, GENGGAMAN ALLAH jangan pernah di maknai secara harafiah.

Kita semua di dalam genggaman Allah. Namun jangan pernah berpikir harafiah. Itu adalah ungkapan PANTUN. Jangan lupa BERPANTUN. Semua Kitab-Kitab Allah tidak pernah lupa BERPANTUN!

Dengar dan baca sabda Nabi Allah Isa di https://ya-rahman.org/.

Artikel yang sebelum ini Blog Abdushomad Artikel yang selepas ini