Ya Salam

Yesaya 9:5

لأَنَّهُ يُولَدُ لَنَا وَلَدٌ, وَيُعْطَى لَنَا ابْنٌ, تَكُونُ السُّلْطَةُ فِي يَدِهِ, وَيُدْعَى مُشِيرًا عَجِيبًا, إِلَهًا قَدِيرًا, أَبًا أَبَدِيًّا, رَئِيسَ السَّلامِ.

Seorang anak telah dilahirkan bagi kita! Seorang anak lelaki telah dianugerahkan kepada kita! Dia akan menjadi pemimpin kita. Dia akan disebut “Penasihat Bijaksana,” “Hadirnya Allah Perkasa,” “Bapa Kekal,” “Raja Damai.”

Jerusalem sekarang ini dihuni oleh orang-orang Arab dan orang-orang Isra’il. Orang-orang Kristian dan Muslim menyebutnya القدس  Al-Qudsi. Orang-orang Kristian dan orang-orang Muslim juga menyebut Jerusalem sebagai القدس الشريف  al-Quds aš-Šarīf. Jerusalem Keramat.

Orang-orang Isra’il menyebutnya יְרוּשָׁלַיִם  Yerušaláyim. Kitab Taurat, Zabut dan Injil juga menyebut  יְרוּשָׁלַיִם  Yerušaláyim.

Dalam Bahasa Isra’il, shalem bererti damai sejahtera. Orang-orang yang berziarah ke Jerusalem selalu mentilawatkan Kitabullah Zabur Surah 122. Peziarah-peziarah selalu mendoakan damai sejahtera nya Jerusalem.

122:6 اُدْعُوا اللهَ مِنْ أَجْلِ سَلامِ الْقُدْسِ, لَيْتَ الَّذِينَ يُحِبُّونَكِ يَطْمَئِنُّونَ.

ud’ūllaha min ‘ajli salāmi al-qudsi, laitallażīna yuḥibbūnaka yaṭma’innūna”

122:6 “Berdoalah kepada Allah untuk damai kesejahteraan al-qudsi. Semoga makmur mereka yang mengasihimu.”

Dalam bahasa Isra’il, damai sejahtera adalah shalom. Dalam bahasa Arab, damai sejahtera adalah salam.

Kota Jerusalem dan pemandangan Jerusalem sudah berubah berkali-kali kerana dirosak oleh perompak perompak dan raja-raja yang zalim. Kota Jerusalem diserang oleh raja-raja yang zalim kurang-lebih 40 kali. Namun walaupun begitu, dari zaman dahulu kala sampai sekarang ini, manusia tidak henti-hentinya mencari shalem damai sejahtera dan Tuhan sumber shalem damai sejahtera.

Orang-orang Muslim di Yerusalem dan diseluruh dunia selalu memanjatkan doa

ASSALAMUALAIKUM

DAMAI SEJAHTERA KE ATAS KAMU SEMUA

Di antara sesama Muslim, mereka selalu mengucapkan salam Assalamu’alaikum. Secara etimologi, kata islam memiliki akar kata yaituاسلم  aslam atau aslim (QS Al Baqarah [2]:131) yang ertinya berserah diri bulat-bulat. Orang yang berserah diri bulat-bulat disebut muslim.

Damai sejahtera bukannya senang diperoleh. Orang-orang yang beriman kepada Allah bukan hanya harus “mengusahakan adanya keadaan yang damai sejahtera” namun juga harus “sungguh-sungguh mengejar tuk mendapatkan keadaan yang damai sejahtera” (Zabur 34:14). Janji-janji dunia yang dengan pongahnya boleh memberikan damai lahir batin seringkali hanyalah tipuan belaka.

Damai yang sungguh-sungguh dengan Tuhan Allah, menurut syariah Kitab Taurat Surah Alawiyyaina (Imamat) 3 dan 4, harus didahului dengan korban lembu atau kambing terlebih dahulu.

Menurut Kitab Zabur 116:14, seseorang boleh merasakan damai sejahtera, apabila, di hadapan seluruh umat Allah, orang itu telah menunaikan janjinya kepada Tuhan Allah.

Pada zaman dahulu kala, Isya’ya, seorang nabi dari Bani Isra’il, meramalkan bahawa Allah akan mendatangkan seorang hamba Allah atau jongos daripada Allah, yang melaluinya, Allah akan menyelamatkan Bani Isra’il dari segala azab atas segala macam dosa-dosanya dan syiriknya yang telah membuat Bani Isra’il jauh dari Tuhan Allah. Ramalan itu sungguh sangat aneh dan pelik karena, menurut ramalan nabi itu, hamba Allah atau jongos daripada Allah itulah yang akan menjadi korban demi terciptanya damai sejahtera dan terjunjungnya keadilan yang seadil-adilnya.

Ramalan nabi itu termaktub di Kitab Al-Anbiya’ Surah Isya’ya (Yesaya) 53:5

Tetapi dia dilukai kerana dosa kita, dia diseksa kerana perbuatan jahat kita. Kita diselamatkan kerana hukuman yang ditanggungnya, kita sembuh, namun dia yang terluka.

Ratusan tahun setelah ramalan nabi itu, lahirlah Isa putera Maryam. Dan kalau melihat nasihat-nasihat dan kiasan-kiasan dari Isa putera Maryam di dalam Kitab Injil mengenai perjuangan seorang hamba Allah atau jongos daripada Allah yang diramalkan oleh nabi pada zaman dahulu kala itu, perawi Injil yang bernama Matta atau Matius di Kitab Injil Surah Matta (Matius) 8:17 menyatakan bahawa hamba Allah atau jongos daripada Allah yang diramalkan nabi pada zaman dahulu kala itu adalah Isa putera Maryam.

Demikian pula Hawariyun yang bernama Filib di Kitab Injil Surah Kisah Hawariyun (Kisah Para Rasul) bab 8:29, dan Pa’ul di dalam Risalah Filipi 2:7 dan Isa putera Maryam sendiri, semuanya menyatakan bahawa hamba Allah atau jongos daripada Allah yang diramalkan nabi itu tidak lain adalah Isa putera Maryam.

Sebagai orang-orang yang takzim dan tawadu’ kepada Sayidina Isa putera Maryam dan juga sebagai orang-orang yang takzim dan tawadu’ kepada semua orang tanpa pandang bulu, kita mengemban tanggung jawab yaitu …

  • kita harus selalu dalam keadaan damai (السَّلامُ) (salam) dengan siapa saja tanpa pandang bulu (termaktub di Kitab Injil Surah Ibrani 12:14), dan
  • kita harus membuktikan bahawa karena Rohul Quddus kita boleh berbuah yang bermanfaat

… yaitu selalu dalam keadaan damai (السَّلامُ) (salam), penuh kasih (الْمَحَبَّةُ) (muhabbah), sukacita (الْفَرَحُ) (farah), sabar tanpa batas (الصَّبْرُ) (ṣabr) , murah hati (اللُّطْفُ) (luṭfi), baik hati (الإِخْلاصُ) (ikhlaṣ) dan setia istiqamah (الْوَدَاعَةُ) (wadā’ah). (Termaktub di Kitab Injil Surah Galatia 5:22-23).

Pa’ul Hawiriyun selalu membuka suratnya kepada muridnya yang bernama Timutawus al-Hawari dengan semoga Tuhan Allah memberimu damai sejahtera dan juga memberimu ni’mat dan juga menunjukkan belas kasihan kepada mu. (Tengok Kitab Injil Surah 1 Timutawus 1:2 dan 2 Timutawus 1:2).

Bagi orang Yunani di Eropa yang suka berfilsafat, ni’mat adalah cita-cita tertinggi yang didamba-dambakan filsuf-filsuf Yunani di Tanah Eropa. Tapi orang-orang Bani Isra’il di Timur Tengah yang suka menjunjung tinggi syariah, belas kasihan adalah sesuatu yang sangat diharap-harapkan oleh ahli syariah. Tapi semua orang dari segala bangsa di alam semesta ini pasti sangat merindukan berada dalam keadaan damai sejahtera.

Munajat:

Dalam kesibukanku mencari rasa aman di dunia ini, semoga yang pertama-tama ku pinta dalam doa-doa ku adalah keadaan damai dengan Mu, ya Allah.

Damai dengan Allah. Damai kena diusahakan. Damai sejahtera kerinduan Barat serta Timur.

Artikel yang sebelum ini Blog Abdushomad Artikel yang selepas ini